Menguasai Matematika Kelas 8 Semester 2: Panduan Lengkap dengan Contoh Soal dan Pembahasan Mendalam
Semester 2 kelas 8 adalah masa krusial dalam perjalanan belajar matematika. Materi yang disajikan mulai berkembang menjadi konsep yang lebih abstrak dan aplikatif, yang akan menjadi fondasi penting untuk jenjang pendidikan selanjutnya. Memahami materi ini dengan baik bukan hanya soal kelulusan, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan kemampuan problem-solving.
Artikel ini hadir untuk membantu Anda menguasai materi matematika kelas 8 semester 2. Kami akan menyajikan berbagai contoh soal yang mencakup topik-topik penting, disertai dengan pembahasan langkah demi langkah yang jelas dan mudah dipahami. Dengan latihan yang konsisten, Anda akan siap menghadapi ulangan harian, Penilaian Akhir Semester (PAS), bahkan tantangan matematika di masa depan.
Topik Utama Matematika Kelas 8 Semester 2:
Sebelum kita masuk ke contoh soal, mari kita tinjau kembali topik-topik utama yang biasanya dibahas dalam matematika kelas 8 semester 2:

- Lingkaran: Ini mencakup definisi bagian-bagian lingkaran (jari-jari, diameter, tali busur, apotema, busur, juring, tembereng), keliling lingkaran, luas lingkaran, serta hubungan antara sudut pusat, sudut keliling, dan panjang busur/luas juring.
- Teorema Pythagoras: Pemahaman tentang hubungan sisi-sisi pada segitiga siku-siku, penerapannya dalam mencari panjang sisi yang belum diketahui, dan contoh aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari.
- Bangun Ruang Sisi Datar: Fokus pada kubus, balok, prisma, dan limas. Materi ini meliputi unsur-unsurnya (sisi, rusuk, titik sudut), jaring-jaring, luas permukaan, dan volume.
- Statistika: Pengumpulan data, penyajian data (tabel, diagram batang, diagram garis, diagram lingkaran), dan ukuran pemusatan data (mean, median, modus).
Mari kita mulai dengan contoh soal dan pembahasannya!
>
Bagian 1: Lingkaran
Lingkaran adalah salah satu bangun datar yang memiliki banyak aplikasi. Memahami bagian-bagiannya dan rumus-rumus terkait adalah kunci untuk menyelesaikan soal-soal lingkaran.
Contoh Soal 1:
Sebuah taman berbentuk lingkaran memiliki diameter 28 meter. Hitunglah keliling dan luas taman tersebut! (Gunakan $pi = frac227$)
Pembahasan:
-
Diketahui:
- Diameter ($d$) = 28 meter
- Nilai $pi = frac227$
-
Ditanya:
- Keliling lingkaran ($K$)
- Luas lingkaran ($L$)
-
Langkah-langkah:
-
Mencari Jari-jari:
Jari-jari adalah setengah dari diameter.
$r = fracd2 = frac28 text meter2 = 14 text meter$ -
Menghitung Keliling Lingkaran:
Rumus keliling lingkaran adalah $K = pi d$ atau $K = 2 pi r$.
Kita gunakan $K = 2 pi r$ karena kita sudah punya nilai jari-jari.
$K = 2 times frac227 times 14 text meter$
$K = 2 times 22 times frac147 text meter$
$K = 2 times 22 times 2 text meter$
$K = 88 text meter$ -
Menghitung Luas Lingkaran:
Rumus luas lingkaran adalah $L = pi r^2$.
$L = frac227 times (14 text meter)^2$
$L = frac227 times (14 times 14) text meter^2$
$L = 22 times frac14 times 147 text meter^2$
$L = 22 times 2 times 14 text meter^2$
$L = 44 times 14 text meter^2$
$L = 616 text meter^2$
-
-
Jawaban: Keliling taman adalah 88 meter dan luas taman adalah 616 meter persegi.
>
Contoh Soal 2:
Sebuah juring pada lingkaran memiliki sudut pusat $60^circ$. Jika jari-jari lingkaran tersebut adalah 21 cm, hitunglah panjang busur dan luas juring tersebut! (Gunakan $pi = frac227$)
Pembahasan:
-
Diketahui:
- Sudut pusat ($theta$) = $60^circ$
- Jari-jari ($r$) = 21 cm
- Nilai $pi = frac227$
-
Ditanya:
- Panjang busur juring ($PB$)
- Luas juring ($LJ$)
-
Langkah-langkah:
-
Menghitung Panjang Busur:
Rumus panjang busur juring adalah:
$PB = fractheta360^circ times 2 pi r$
$PB = frac60^circ360^circ times 2 times frac227 times 21 text cm$
$PB = frac16 times 2 times 22 times frac217 text cm$
$PB = frac16 times 2 times 22 times 3 text cm$
$PB = frac16 times 132 text cm$
$PB = 22 text cm$ -
Menghitung Luas Juring:
Rumus luas juring adalah:
$LJ = fractheta360^circ times pi r^2$
$LJ = frac60^circ360^circ times frac227 times (21 text cm)^2$
$LJ = frac16 times frac227 times (21 times 21) text cm^2$
$LJ = frac16 times 22 times frac21 times 217 text cm^2$
$LJ = frac16 times 22 times 3 times 21 text cm^2$
$LJ = frac16 times 1386 text cm^2$
$LJ = 231 text cm^2$
-
-
Jawaban: Panjang busur juring adalah 22 cm dan luas juring tersebut adalah 231 cm persegi.
>
Bagian 2: Teorema Pythagoras
Teorema Pythagoras adalah salah satu teorema fundamental dalam geometri yang menghubungkan sisi-sisi segitiga siku-siku.
Contoh Soal 3:
Sebuah segitiga siku-siku memiliki panjang sisi tegak masing-masing 15 cm dan 20 cm. Tentukan panjang sisi miringnya!
Pembahasan:
-
Diketahui:
- Sisi tegak (a) = 15 cm
- Sisi tegak (b) = 20 cm
-
Ditanya:
- Panjang sisi miring (c)
-
Langkah-langkah:
Teorema Pythagoras menyatakan bahwa pada segitiga siku-siku, kuadrat panjang sisi miring sama dengan jumlah kuadrat panjang sisi-sisi tegaknya.
Rumusnya adalah: $c^2 = a^2 + b^2$-
Substitusikan nilai yang diketahui ke dalam rumus:
$c^2 = (15 text cm)^2 + (20 text cm)^2$
$c^2 = (15 times 15) text cm^2 + (20 times 20) text cm^2$
$c^2 = 225 text cm^2 + 400 text cm^2$
$c^2 = 625 text cm^2$ -
Hitung akar kuadrat dari $c^2$ untuk mendapatkan nilai c:
$c = sqrt625 text cm^2$
$c = 25 text cm$
-
-
Jawaban: Panjang sisi miring segitiga tersebut adalah 25 cm.
>
Contoh Soal 4:
Sebuah tangga sepanjang 5 meter bersandar pada dinding. Jarak ujung bawah tangga ke dinding adalah 3 meter. Berapa tinggi ujung atas tangga dari permukaan tanah?
Pembahasan:
-
Diketahui:
- Panjang tangga (sisi miring, c) = 5 meter
- Jarak ujung bawah tangga ke dinding (sisi tegak, a) = 3 meter
-
Ditanya:
- Tinggi ujung atas tangga dari permukaan tanah (sisi tegak, b)
-
Langkah-langkah:
Soal ini dapat dimodelkan sebagai segitiga siku-siku, di mana tangga adalah sisi miring, jarak ujung bawah tangga ke dinding adalah salah satu sisi tegak, dan tinggi ujung atas tangga dari tanah adalah sisi tegak lainnya.-
Gunakan Teorema Pythagoras: $c^2 = a^2 + b^2$
Kita perlu mencari nilai $b$. Maka rumusnya diubah menjadi: $b^2 = c^2 – a^2$ -
Substitusikan nilai yang diketahui:
$b^2 = (5 text meter)^2 – (3 text meter)^2$
$b^2 = (5 times 5) text meter^2 – (3 times 3) text meter^2$
$b^2 = 25 text meter^2 – 9 text meter^2$
$b^2 = 16 text meter^2$ -
Hitung akar kuadrat dari $b^2$:
$b = sqrt16 text meter^2$
$b = 4 text meter$
-
-
Jawaban: Tinggi ujung atas tangga dari permukaan tanah adalah 4 meter.
>
Bagian 3: Bangun Ruang Sisi Datar
Materi bangun ruang sisi datar meliputi pemahaman tentang sifat-sifatnya, cara menghitung luas permukaan, dan volumenya.
Contoh Soal 5:
Sebuah balok memiliki panjang 10 cm, lebar 6 cm, dan tinggi 8 cm. Hitunglah luas permukaan dan volume balok tersebut!
Pembahasan:
-
Diketahui:
- Panjang ($p$) = 10 cm
- Lebar ($l$) = 6 cm
- Tinggi ($t$) = 8 cm
-
Ditanya:
- Luas permukaan balok ($LP$)
- Volume balok ($V$)
-
Langkah-langkah:
-
Menghitung Luas Permukaan Balok:
Rumus luas permukaan balok adalah:
$LP = 2(pl + pt + lt)$
$LP = 2((10 text cm times 6 text cm) + (10 text cm times 8 text cm) + (6 text cm times 8 text cm))$
$LP = 2(60 text cm^2 + 80 text cm^2 + 48 text cm^2)$
$LP = 2(188 text cm^2)$
$LP = 376 text cm^2$ -
Menghitung Volume Balok:
Rumus volume balok adalah:
$V = p times l times t$
$V = 10 text cm times 6 text cm times 8 text cm$
$V = 60 text cm^2 times 8 text cm$
$V = 480 text cm^3$
-
-
Jawaban: Luas permukaan balok adalah 376 cm persegi dan volumenya adalah 480 cm kubik.
>
Contoh Soal 6:
Sebuah limas memiliki alas berbentuk persegi dengan panjang sisi 12 cm. Tinggi limas adalah 15 cm. Hitunglah volume limas tersebut!
Pembahasan:
-
Diketahui:
- Alas limas berbentuk persegi.
- Panjang sisi alas ($s$) = 12 cm
- Tinggi limas ($t$) = 15 cm
-
Ditanya:
- Volume limas ($V$)
-
Langkah-langkah:
-
Menghitung Luas Alas (Persegi):
Luas alas ($Lalas$) = sisi $times$ sisi = $s^2$
$Lalas = (12 text cm)^2 = 144 text cm^2$ -
Menghitung Volume Limas:
Rumus volume limas adalah:
$V = frac13 times L_alas times t$
$V = frac13 times 144 text cm^2 times 15 text cm$
$V = 144 text cm^2 times frac153 text cm$
$V = 144 text cm^2 times 5 text cm$
$V = 720 text cm^3$
-
-
Jawaban: Volume limas tersebut adalah 720 cm kubik.
>
Bagian 4: Statistika
Statistika membantu kita memahami data. Materi ini mencakup cara mengumpulkan, menyajikan, dan menganalisis data.
Contoh Soal 7:
Nilai ulangan matematika 10 siswa adalah sebagai berikut: 7, 8, 6, 9, 7, 8, 5, 9, 7, 8.
Hitunglah:
a. Mean (rata-rata) nilai ulangan.
b. Median (nilai tengah) dari nilai ulangan.
c. Modus (nilai yang paling sering muncul) dari nilai ulangan.
Pembahasan:
-
Diketahui: Data nilai ulangan: 7, 8, 6, 9, 7, 8, 5, 9, 7, 8.
-
Ditanya:
a. Mean
b. Median
c. Modus -
Langkah-langkah:
a. Menghitung Mean:
Mean adalah jumlah semua nilai dibagi dengan banyaknya data.
Jumlah nilai = $7 + 8 + 6 + 9 + 7 + 8 + 5 + 9 + 7 + 8 = 74$
Banyaknya data = 10
Mean = $fractextJumlah nilaitextBanyaknya data = frac7410 = 7.4$b. Menghitung Median:
Median adalah nilai tengah dari data yang sudah diurutkan.
Urutkan data dari yang terkecil ke terbesar: 5, 6, 7, 7, 7, 8, 8, 8, 9, 9.
Karena banyaknya data adalah genap (10), maka median adalah rata-rata dari dua nilai tengah. Dua nilai tengah adalah nilai ke-5 dan nilai ke-6.
Nilai ke-5 = 7
Nilai ke-6 = 8
Median = $frac7 + 82 = frac152 = 7.5$c. Menghitung Modus:
Modus adalah nilai yang paling sering muncul dalam data.
Hitung frekuensi kemunculan setiap nilai:
Nilai 5: muncul 1 kali
Nilai 6: muncul 1 kali
Nilai 7: muncul 3 kali
Nilai 8: muncul 3 kali
Nilai 9: muncul 2 kali
Nilai 7 dan 8 muncul paling sering (masing-masing 3 kali).
Modus = 7 dan 8 (data ini memiliki dua modus atau bimodal). -
Jawaban:
a. Mean nilai ulangan adalah 7.4.
b. Median nilai ulangan adalah 7.5.
c. Modus nilai ulangan adalah 7 dan 8.
>
Contoh Soal 8:
Data berat badan 8 siswa dalam kg adalah sebagai berikut: 45, 48, 50, 45, 42, 50, 48, 45.
Sajikan data tersebut dalam bentuk tabel frekuensi dan diagram batang!
Pembahasan:
-
Diketahui: Data berat badan (kg): 45, 48, 50, 45, 42, 50, 48, 45.
-
Ditanya:
a. Tabel frekuensi
b. Diagram batang -
Langkah-langkah:
-
Mengurutkan Data dan Menghitung Frekuensi:
Urutkan data dari yang terkecil: 42, 45, 45, 45, 48, 48, 50, 50.
Hitung berapa kali setiap berat badan muncul:- 42 kg: 1 kali
- 45 kg: 3 kali
- 48 kg: 2 kali
- 50 kg: 2 kali
-
Menyajikan dalam Tabel Frekuensi:
Berat Badan (kg) Frekuensi 42 1 45 3 48 2 50 2 Jumlah 8 -
Membuat Diagram Batang:
Untuk membuat diagram batang, kita memerlukan sumbu horizontal (sumbu X) untuk menyatakan berat badan dan sumbu vertikal (sumbu Y) untuk menyatakan frekuensi.- Sumbu X: Beri label "Berat Badan (kg)" dan tandai nilai 42, 45, 48, 50.
- Sumbu Y: Beri label "Frekuensi" dan tandai skala yang sesuai (misalnya 0, 1, 2, 3).
- Buat Batang: Gambarkan batang untuk setiap berat badan dengan tinggi sesuai dengan frekuensinya.
- Batang untuk 42 kg setinggi 1.
- Batang untuk 45 kg setinggi 3.
- Batang untuk 48 kg setinggi 2.
- Batang untuk 50 kg setinggi 2.
- Pastikan ada jarak antara batang-batang tersebut.
(Karena keterbatasan teks, diagram batang tidak dapat digambarkan secara visual di sini, namun langkah-langkah di atas menjelaskan cara pembuatannya).
-
-
Jawaban: Tabel frekuensi dan diagram batang di atas menyajikan data berat badan siswa dengan jelas.
>
Penutup:
Menguasai materi matematika kelas 8 semester 2 membutuhkan latihan yang konsisten dan pemahaman konsep yang mendalam. Contoh soal dan pembahasan yang telah disajikan di atas mencakup topik-topik penting. Ingatlah untuk selalu membaca soal dengan teliti, mengidentifikasi informasi yang diberikan dan yang ditanyakan, serta menerapkan rumus yang tepat.
Jangan ragu untuk berlatih lebih banyak soal dari buku paket, sumber online, atau bertanya kepada guru jika Anda menemukan kesulitan. Dengan tekad dan kerja keras, Anda pasti bisa meraih hasil yang optimal dalam pelajaran matematika. Selamat belajar!
>

Tinggalkan Balasan